Skip ke Konten

FUAD IAIN Parepare Berikan Anugerah Judul Skripsi Terbaik, Apresiasi Riset Inovatif, Keilmuan, dan Berdampak bagi Masyarakat

16 Juli 2026 oleh
FUAD IAIN Parepare Berikan Anugerah Judul Skripsi Terbaik, Apresiasi Riset Inovatif, Keilmuan, dan Berdampak bagi Masyarakat
Admin Fuad
| Belum ada komentar

Fuad IAIN Parepare – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi melalui Anugerah Judul Skripsi Terbaik dalam rangkaian Yudisium Sarjana Periode Juli 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam membangun budaya akademik yang unggul dengan mendorong lahirnya penelitian yang inovatif, memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tiga kategori penghargaan diberikan, yakni Anugerah Judul Skripsi Paling Inovatif (Most Innovative Research Title), Anugerah Judul Skripsi Terbaik dalam Pengembangan Keilmuan (Most Promising Academic Research), dan Anugerah Judul Skripsi Paling Berdampak bagi Masyarakat (Most Impactful Research). Seluruh karya yang terpilih dinilai memiliki kebaruan gagasan, kualitas akademik yang kuat, serta potensi besar untuk dikembangkan menjadi publikasi ilmiah bereputasi.


Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare, Muhiddin, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap kerja keras mahasiswa sekaligus upaya memperkuat tradisi riset di lingkungan akademik. Menurutnya, mahasiswa perlu didorong untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi syarat akademik, tetapi juga mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. 

"Kami ingin membangun tradisi akademik yang tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat. Melalui penghargaan ini, kami berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk menghasilkan penelitian terbaik," ujarnya. Ia menambahkan bahwa skripsi tidak seharusnya berhenti menjadi dokumen yang tersimpan di perpustakaan, melainkan harus terus dikembangkan menjadi artikel ilmiah, referensi kebijakan, maupun inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. "Skripsi yang baik adalah skripsi yang hidup. Artinya, hasil penelitiannya dapat dipublikasikan, menjadi rujukan akademik, bahkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Itulah budaya riset yang ingin terus kita bangun di FUAD," tambahnya.


Pada kategori Anugerah Judul Skripsi Paling Inovatif, penghargaan diberikan kepada penelitian yang menghadirkan ide-ide baru dengan pendekatan mutakhir dan memiliki potensi tinggi menjadi publikasi ilmiah. Juara pertama diraih Aminullah dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam melalui penelitian berjudul Digital Religious Discourse and Audience Reception: Sentiment and Semantic Analysis of YouTube Comments. Posisi kedua diraih Jumariani dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam melalui penelitian Interaksi Publik dan Narasi Oligarki: Studi Social Network Analysis pada Komentar Video Watchdoc Dokumentery, sedangkan peringkat ketiga diraih Nurfadilah dari Program Studi Bimbingan Konseling Islam dengan penelitian berjudul Memprediksi Niat Mahasiswa Perguruan Tinggi untuk Menolak Kekerasan Seksual: Peran Harga Diri dan Religiusitas.


Sementara itu, pada kategori Anugerah Judul Skripsi Terbaik dalam Pengembangan Keilmuan, penghargaan diberikan kepada penelitian yang memiliki kontribusi teoritis tinggi dan berpotensi memperkaya khazanah ilmu pengetahuan. Juara pertama diraih Syafika Ramadhani dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam melalui penelitian Resonance of Messages About Academic Integrity: Analysis of Public Responses to Video of UI Lecturer Exposing Doctoral Degree Scam. Peringkat kedua diraih Aulia Rahmat dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan penelitian Networked Reception: Mapping the Anti-Online Gambling Discourse on Ferry Irwandi's YouTube Channel, sedangkan juara ketiga diraih Sri Herlinda Hafid dari Program Studi Bimbingan Konseling Islam melalui penelitian Efikasi Diri dan Kecemasan Karier pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam: Uji Peran Moderasi Tawakal.

Adapun pada kategori Anugerah Judul Skripsi Paling Berdampak bagi Masyarakat, penghargaan diberikan kepada penelitian yang dinilai memiliki relevansi tinggi terhadap kebutuhan masyarakat dan berpotensi menghasilkan rekomendasi kebijakan maupun solusi praktis. Juara pertama diraih Ulfa Rahmadani dari Program Studi Bimbingan Konseling Islam melalui penelitian Pengalaman Psikologis Korban Perempuan Pelecehan Seksual: Studi Kasus di Perguruan Tinggi di Sulawesi Selatan. Peringkat kedua diraih Marwan dari Program Studi Manajemen Dakwah melalui penelitian Peran Dakwah dalam Mengatasi Judi Online di Kota Parepare, sedangkan juara ketiga diraih Kiki Noviana dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam melalui penelitian Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Miskin.


Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Yudisium Sarjana FUAD Periode Juli 2026 di Ballroom Laboratorium Terpadu, Jumat (17/7/2026) yang menetapkan 131 mahasiswa dari tujuh program studi lulus sebagai sarjana berdasarkan Berita Acara Yudisium Nomor B.1782/In.39.7/PP.00.9/07/2026 tertanggal 16 Juli 2026. Melalui pemberian Anugerah Judul Skripsi Terbaik, FUAD IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya penelitian di kalangan mahasiswa serta mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu dipublikasikan pada jurnal bereputasi, menjadi rujukan pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.


Penulis: Mifda Hilmiyah

di dalam Berita Fuad
Masuk untuk meninggalkan komentar