Skip ke Konten

Nur Asma Ikhwan, Wisudawati Terbaik FUAD dengan IPK 3,99

20 Agustus 2026 oleh
Nur Asma Ikhwan, Wisudawati Terbaik FUAD dengan IPK 3,99
Admin Fuad
| Belum ada komentar

Fuad IAIN Parepare - Nur Asma Ikhwan, wisudawati Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare, menorehkan prestasi membanggakan pada Wisuda IAIN Parepare yang berlangsung Kamis, 20 Agustus 2026, di Auditorium IAIN Parepare. Mahasiswi angkatan 2022 asal Kota Parepare tersebut meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 sekaligus dinobatkan sebagai wisudawati dengan capaian akademik tertinggi di FUAD.

Putri pasangan Muh. Ikhwan dan Maryani tersebut tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki prestasi di bidang keagamaan. Ia berhasil meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kategori Hifzhil Qur’an 10 Juz tingkat Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, serta Juara II pada kategori yang sama tingkat Kota Parepare.

Nur Asma mengaku bersyukur, bahagia, dan terharu atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan memperoleh IPK 3,99 bukan semata-mata hasil usaha pribadi, melainkan tidak terlepas dari doa dan dukungan kedua orang tua, keluarga, dosen, serta teman-teman yang senantiasa memberikan motivasi selama menjalani pendidikan.



“Motivasi terbesar saya adalah membahagiakan dan membanggakan kedua orang tua serta memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. Saya juga meyakini bahwa menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah,” ungkapnya.

Dalam menjaga prestasi akademik, Nur Asma menerapkan disiplin dan konsistensi dalam belajar. Ia membiasakan diri tidak menunda tugas, mengulang materi setelah perkuliahan, membaca referensi tambahan, serta berdiskusi dengan dosen dan teman ketika menghadapi kesulitan. Manajemen waktu dan penentuan skala prioritas juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan kehidupan pribadi.

Salah satu pengalaman paling berkesan selama menempuh pendidikan di FUAD adalah proses penyusunan skripsi berjudul “Sinonimitas Kata Baqaun dan Khuludun dalam Al-Qur’an: Suatu Analisis Semantik” di bawah bimbingan St. Fauziah, S.S., M.Hum. Proses penelitian tersebut memberinya banyak pelajaran tentang ketelitian, kesabaran, kemampuan meneliti, serta pentingnya berpikir kritis dalam kajian Bahasa dan Sastra Arab.

Ia mengakui bahwa menjaga konsistensi dan semangat belajar di tengah berbagai aktivitas menjadi salah satu tantangan terbesar selama menjalani perkuliahan. Tantangan tersebut dihadapinya dengan memperbaiki manajemen waktu, menetapkan target yang jelas, dan senantiasa mengingat tujuan awal dalam menempuh pendidikan. Baginya, dukungan dan pengorbanan kedua orang tua menjadi sumber semangat terbesar dalam menyelesaikan pendidikan.

Kepada mahasiswa yang ingin meraih prestasi, Nur Asma berpesan agar tidak takut bermimpi besar dan terus berusaha secara konsisten.

“Prestasi tidak diraih dalam waktu singkat, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan disiplin, kerja keras, doa, dan kesabaran. Jangan ragu untuk belajar dari siapa pun dan manfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang,” pesannya.

Setelah lulus, Nur Asma berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta terus mengembangkan kemampuan di bidang Bahasa dan Sastra Arab. Ia juga ingin mengabdikan ilmu yang diperolehnya kepada masyarakat dan dunia pendidikan.

Nur Asma berharap FUAD IAIN Parepare terus berkembang menjadi fakultas yang unggul, inovatif, dan mampu melahirkan lulusan yang berprestasi serta berintegritas. Ia juga berharap fasilitas akademik dan kesempatan pengembangan mahasiswa terus ditingkatkan agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara optimal.

Prestasi Nur Asma menjadi gambaran bahwa capaian akademik yang tinggi lahir dari proses yang dibangun melalui disiplin, kerja keras, doa, konsistensi, serta dukungan keluarga.


Penulis: Jumiati

Editor: Sri Rahayu Andira

di dalam Berita Fuad
Masuk untuk meninggalkan komentar