FUAD IAIN Parepare -Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare menggelar kegiatan Visiting Lecture bersama Prodi BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung pada Kamis, 21 Mei 2026. Bertempat di Gedung H FUAD Lantai 2, forum akademik ini dikemas dalam bentuk silaturahmi dan sesi berbagi guna memperkuat kolaborasi kelembagaan serta memperluas wawasan mahasiswa mengenai prospek karier dunia konseling Islam.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Prodi BKI IAIN Parepare, Emelia Mustary, M.Psi. Dalam sambutannya, Emelia memperkenalkan profil, capaian, dan perkembangan strategis Prodi BKI FUAD IAIN Parepare kepada delegasi mitra. Momentum ini sekaligus menjadi ajang perkenalan resmi bagi Ketua Prodi BKI IAIN SAS Bangka Belitung, Pebri Yanasari, M.A., yang hadir langsung sebagai pemateri utama dalam kuliah tamu tersebut.

Sesi diskusi berlangsung interaktif saat memasuki ruang sesi berbagi. Sejumlah mahasiswa memanfaatkan momentum ini untuk menggali urgensi adaptasi kurikulum dan program kemahasiswaan antarkedua kampus. Salah satu poin krusial yang mencuat adalah pertanyaan mahasiswa mengenai aspek-aspek unggulan yang perlu diadopsi demi meningkatkan daya saing prodi.
Merespons antusiasme tersebut, Pebri Yanasari memaparkan materi komprehensif mengenai profil lulusan dan peta jalan karier alumni BKI. Ia menegaskan bahwa keilmuan BKI memiliki prospek kerja yang sangat luas dan strategis di tengah masyarakat.
“Lulusan BKI memiliki prospek yang sangat bagus. Profil lulusan kita dirancang secara spesifik untuk mampu mengisi pos-pos strategis, mulai dari penyuluh agama, penghulu atau penyuluh di Kantor Urusan Agama (KUA), konselor keagamaan, hingga praktisi di berbagai lembaga sosial,” ujar Pebri di hadapan peserta.

Selain memetakan peluang kerja, Pebri juga melontarkan pemantik diskusi untuk merangsang orientasi masa depan mahasiswa. Ia menekankan pentingnya penguasaan media konseling modern dan keterlibatan aktif dalam organisasi kemahasiswaan sebagai laboratorium praktis sebelum terjun ke dunia profesi.
Pertemuan lintaspulau ini diharapkan menjadi pemantik kerja sama akademik yang lebih luas, baik dalam bidang pertukaran dosen, kolaborasi riset, maupun pengembangan tata kelola organisasi mahasiswa antarkedua institusi.
Penulis : Jumiati
Editor : Sri Rahayu Andira
Perkokoh Sinergi Akademik, BKI IAIN Parepare dan IAIN SAS Visiting Lecture