Fuad IAIN Parepare - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare menggelar rapat teknis persiapan akreditasi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Kamis, 1 Oktober 2026, di Ruang Rapat FUAD Lantai 1. Rapat ini digelar untuk memastikan kesiapan dokumen, memperkuat koordinasi tim, serta mendukung kelancaran proses akreditasi melalui sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, tim akreditasi, dosen, dan unsur terkait di tingkat institusi.
Rapat dihadiri Wakil Rektor I IAIN Parepare Dr. Zulfah, S.Pd., M.Pd., Kepala Pusat Akreditasi, Sertifikasi, Benchmarking, dan Rekognisi Internasional Fajriyani, M.Si., Dekan FUAD Dr. H. Muhiddin, Lc., M.Fil.I., Wakil Dekan I Dr. Ahmad Yani, M.Hum., Wakil Dekan II Dr. H. M. Ihsan Darwis, M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Hj. Nurmi, M.A., Ketua Program Studi SPI Saidin Hamzah, M.Hum., serta tim akreditasi dan dosen yang terlibat dalam penyusunan dokumen.
Ketua Program Studi SPI Saidin Hamzah, M.Hum., memandu jalannya rapat yang berfokus pada persiapan dokumen akreditasi, termasuk penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan kelengkapan dokumen pendukung lainnya. Pembahasan mencakup pembagian tugas, kebutuhan data, serta koordinasi antarunsur yang memiliki peran dalam penyediaan dan pengelolaan data akreditasi.
Wakil Rektor I IAIN Parepare Dr. Zulfah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa penyusunan dokumen akreditasi membutuhkan kerja bersama dan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak.
“Memang menyusun borang itu tidak bisa sendiri. Ini tugas semua orang, tim, kolaborasi dari pimpinan FUAD, LPM, DTPS, dan juga yang menghendel data,” ujarnya.
Menurut Zulfah, dukungan pimpinan institut diperlukan agar proses penyusunan dokumen berjalan secara terkoordinasi. Ia juga mendorong seluruh tim untuk menjaga kekompakan selama proses persiapan akreditasi.
“Pimpinan di tingkat institut membantu dalam penyusunan borang ini, selalu pimpinan akan menyupport kegiatan ini. Kami berharap kekompakan teman-teman semua,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Fajriyani, M.Si., selaku Kepala Pusat Akreditasi, Sertifikasi, Benchmarking, dan Rekognisi Internasional, turut memberikan arahan melalui diskusi bersama tim. Berdasarkan hasil pembahasan, penyusunan dokumen direncanakan dimulai pada Desember 2026, dengan batas akhir pengajuan atau submit dokumen pada 20 Maret 2027.
Kesiapan LKPS menjadi salah satu bagian penting dalam tahapan persiapan tersebut. Dokumen ini memuat data dan informasi mengenai kinerja program studi yang diperlukan dalam proses akreditasi. Oleh karena itu, pengumpulan dan validasi data membutuhkan keterlibatan program studi, fakultas, dosen, serta unit terkait agar dokumen yang disusun lengkap, akurat, dan konsisten.
Melalui rapat teknis tersebut, FUAD IAIN Parepare memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi tahapan akreditasi Program Studi SPI. Zulfah berharap proses persiapan dapat berjalan dengan semangat kebersamaan sekaligus mendukung pengembangan Program Studi SPI secara berkelanjutan, termasuk upaya mempertahankan capaian akreditasi yang telah dimiliki.
Penulis : Jumiati
Editor
: Sri Rahayu Andira
Persiapan Akreditasi Program Studi SPI, FUAD Perkuat Koordinasi Tim