FUAD IAIN Parepare- Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Visiting Scholar: Guest Lecturer Series dengan menghadirkan delegasi akademik dari tiga negara, yakni Malaysia, Thailand, dan Filipina. Kegiatan internasional tersebut berlangsung di Gedung FUAD IAIN Parepare pada, Senin (18/05/2026) dan menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik lintas negara di bidang sejarah dan peradaban Islam.
Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi akademik dari masing-masing negara peserta, sejumlah dosen Prodi SPI, di antaranya Ahmad Yani, Fivi Elfira, dan Saidin Hamzah, serta mahasiswa Prodi Sejarah Peradaban Islam yang tampak antusias mengikuti rangkaian diskusi ilmiah tersebut.

Suasana akademik berlangsung dinamis melalui pertukaran gagasan mengenai sejarah, budaya, dan konektivitas kawasan Asia Tenggara. Ketua Prodi SPI Ahmad Yani menyampaikan bahwa Guest Lecturer Series ini merupakan langkah awal Prodi SPI dalam membangun kerja sama internasional yang lebih luas. Selain memperkuat atmosfer akademik kampus, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi penelitian, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan kajian sejarah Islam kawasan Asia Tenggara.
Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Prodi SPI Ahmad Yani menguraikan tentang koneksitas keilmuan dan hubungan historis antara masyarakat Bugis dengan Filipina serta beberapa negara lainnya di kawasan Asia Tenggara. “Orang-orang Bugis sejak masa lampau memiliki jaringan migrasi, perdagangan, dan penyebaran ilmu yang kuat hingga mencapai wilayah Filipina Selatan, Malaysia, dan Thailand,” jelasnya.
Menurut Ahmad Yani, hubungan tersebut tidak hanya terbentuk melalui aktivitas ekonomi dan pelayaran, tetapi juga melalui pertukaran budaya, tradisi intelektual, dan penyebaran nilai-nilai Islam. Ia menilai bahwa jejak sejarah diaspora Bugis menjadi bukti penting adanya integrasi sosial dan peradaban di kawasan maritim Asia Tenggara yang telah berlangsung sejak berabad-abad lalu.

Delegasi dari Malaysia, Thailand, dan Filipina turut memberikan pandangan akademik mengenai perkembangan studi sejarah dan peradaban Islam di negara masing-masing. Mereka menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam menjaga warisan sejarah kawasan sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Asia Tenggara di tengah arus globalisasi modern.
Mahasiswa Prodi SPI yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku memperoleh pengalaman akademik baru melalui dialog internasional yang jarang dilaksanakan di lingkungan kampus. Diskusi interaktif antara mahasiswa dan para delegasi asing berlangsung aktif, terutama dalam membahas hubungan sejarah Islam, migrasi masyarakat maritim, dan perkembangan budaya Melayu-Bugis di Asia Tenggara.
Melalui kegiatan Visiting Scholar: Guest Lecturer Series ini, Prodi SPI IAIN Parepare berharap dapat terus menghadirkan forum akademik bertaraf internasional sebagai wadah pengembangan keilmuan sejarah dan peradaban Islam. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting bagi Prodi SPI dalam memperluas jejaring akademik global serta memperkuat eksistensi kajian sejarah Islam berbasis kawasan maritim Asia Tenggara.
Penulis: Saidin Hamzah
Editor: Mifda Hilmiyah
Prodi Sejarah Peradaban Islam Visiting Scholar, Hadirkan Delegasi Malaysia, Thailand, dan Filipina