FUAD IAIN Parepare – Program Studi (Prodi) Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare menjalani asesmen lapangan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Asesmen Lantai 2 LPM IAIN Parepare tersebut menghadirkan dua asesor BAN-PT, yakni Prof. Damsar dari Universitas Andalas dan Tyas Retno Wulan, dari Universitas Jenderal Soedirman, serta dihadiri pimpinan dan civitas academica IAIN Parepare.
Asesmen lapangan ini menjadi tahapan penting dalam proses penilaian mutu Prodi Sosiologi Agama guna memperoleh hasil akreditasi terbaik. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IAIN Parepare, para Wakil Rektor, dekan lingkup IAIN Parepare, kepala unit, seluruh civitas academica, pimpinan FUAD, ketua program studi, tim akreditasi Sosiologi Agama, dosen, dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Parepare, Prof. Hj. Darmawati, menegaskan bahwa capaian yang diharapkan dari proses akreditasi merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur di lingkungan kampus. Ia juga menyampaikan komitmen lembaga untuk terbuka terhadap seluruh proses asesmen yang dilakukan asesor BAN-PT.
“Kami menyadari capaian yang diraih nantinya merupakan hasil kerja kolaborasi dan kerja tim. Kami membuka diri sepenuhnya kepada asesor, serta berharap saran dan rekomendasi yang diberikan dapat menjadi energi positif bagi Prodi Sosiologi Agama dan lembaga,” ujar Darmawati.

Rektor juga menyampaikan harapan agar asesmen lapangan berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik bagi program studi. Menurutnya, kehadiran asesor menjadi momentum untuk memaknai proses peningkatan mutu secara bersama-sama demi mewujudkan predikat unggul bagi Prodi Sosiologi Agama.
Sementara itu, asesor BAN-PT, Prof. Damsar, menyampaikan bahwa proses asesmen bertujuan memberikan gambaran objektif mengenai kondisi program studi berdasarkan data dan fakta yang tersedia. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjalani proses tersebut dengan penuh keikhlasan dan semangat perbaikan.
“Mudah-mudahan potret yang kami berikan nantinya berkenan bagi bapak dan ibu serta dapat diterima oleh verifikator BAN-PT. Jika sudah berusaha maksimal, maka tugas kita adalah memperkuat doa. Semoga semua yang dilakukan menjadi ibadah dan mendapat rida Allah Swt.,” kata Damsar.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses asesmen terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika dalam pelaksanaan tugas asesmen yang bertujuan menjaga objektivitas penilaian.

Pada kesempatan yang sama, asesor BAN-PT lainnya, Tyas Retno Wulan, menjelaskan bahwa asesmen lapangan difokuskan pada verifikasi dokumen dan data yang telah disampaikan oleh program studi melalui instrumen akreditasi. Ia menekankan pentingnya kesesuaian antara dokumen yang dilaporkan dengan bukti pendukung yang tersedia.
“Kami memastikan dokumen dan data yang telah disampaikan. Hari ini kami melakukan verifikasi terhadap apa yang sudah ditulis dan mencocokkannya dengan bukti yang ada. Jika nanti kami terlihat cukup detail atau cerewet, itu merupakan bagian dari proses verifikasi,” ungkap Tyas.
Setelah sesi pembukaan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan wawancara terhadap berbagai pemangku kepentingan serta pemeriksaan bukti dokumen yang disesuaikan dengan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Proses asesmen lapangan tersebut diharapkan berjalan lancar dan menjadi langkah strategis bagi Prodi Sosiologi Agama FUAD IAIN Parepare dalam meraih predikat akreditasi unggul.
Penulis : Jumiati
Editor : Mifda Hilmiyah
Prodi Sosiologi Agama Jalani Asesmen Lapangan, Bidik Predikat Unggul