Skip ke Konten

DEMA FUAD IAIN Parepare Tembus Pelosok Pinrang, Bawa Misi Pengabdian

2 Mei 2026 oleh
DEMA FUAD IAIN Parepare Tembus Pelosok Pinrang, Bawa Misi Pengabdian
Admin Fuad
| Belum ada komentar

FUAD IAIN Parepare— Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (DEMA FUAD) IAIN Parepare melaksanakan kegiatan Dedikasi untuk Pelosok di Batu Losso, Desa Benteng Paremba, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, selama sepekan pada 24 sampai 30 April 2026. Kegiatan ini digagas sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat pelosok yang masih membutuhkan perhatian di bidang pendidikan, sosial, dan pembangunan, dengan melibatkan pengurus DEMA, volunteer dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) lingkup FUAD, masyarakat setempat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pihak sekolah, serta mitra sponsor.


Ketua DEMA FUAD IAIN Parepare, Dwi Anugrah Husni, menjelaskan  kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. “Kami ingin menghadirkan kontribusi langsung yang bisa dirasakan masyarakat, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas,” ujarnya.



Pemilihan lokasi di Desa Benteng Paremba didasarkan pada kebutuhan masyarakat yang masih memerlukan perhatian, terutama dalam aspek pendidikan dan fasilitas umum. Selain itu, keterbukaan masyarakat menjadi pertimbangan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini.


Berbagai program kerja dijalankan selama kegiatan berlangsung, meliputi rehabilitasi sekolah, pengajaran kepada anak-anak, kerja bakti lingkungan, penyuluhan sosial-keagamaan, dan kegiatan silaturahmi bersama warga. Kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti sosial, gotong royong, serta upaya perbaikan fasilitas umum.


Proses persiapan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari rapat internal, survei lokasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, penggalangan dana, hingga pembagian tugas panitia. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari tantangan, terutama keterbatasan fasilitas serta penyesuaian program dengan kondisi masyarakat setempat.


Di sisi lain, masyarakat memberikan respons positif terhadap kehadiran mahasiswa. Warga menyambut hangat kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan, bahkan dalam skala yang lebih lama seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN).



“Antusiasme masyarakat, terutama anak-anak, menjadi pengalaman paling berkesan bagi kami. Di tengah keterbatasan, semangat mereka untuk belajar sangat tinggi,” kata Dwi.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat dalam bentuk bantuan tenaga, edukasi, dan motivasi, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa tentang pentingnya kepedulian sosial, kerja sama, dan makna pengabdian yang sesungguhnya.


DEMA FUAD berharap program Dedikasi untuk Pelosok dapat menjadi agenda berkelanjutan setiap tahun, dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Program ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.


Penulis    : Jumiati

Editor       : Hayana

di dalam Berita Fuad
Masuk untuk meninggalkan komentar