FUAD IAIN Parepare — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Focus Group Discussion (FGD) Dokumen Tugas Akhir Nonskripsi pada Rabu (8/4/2026) di Ruang Rapat FUAD Lantai 1. Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas, antara lain Dekan Dr. A. Nurkidam, M.Hum., Wakil Dekan I Dr. Iskandar, S.Ag., M.Sos.I., Wakil Dekan II Dr. Nurhikmah, M.Sos.I., Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Hj. Nurmi, M.A., Ketua LPPM Dr. Muhammad Haramain, M.Sos., beserta tim, para ketua program studi, dan dosen. FGD ini bertujuan memperkuat kebijakan akademik melalui penyusunan dan penyempurnaan dokumen tugas akhir nonskripsi guna mendukung peningkatan mutu serta target akreditasi program studi.
Dalam arahannya, Dekan FUAD menegaskan pentingnya langkah strategis dalam mendorong peningkatan akreditasi, khususnya bagi tiga program studi yang ditargetkan meraih predikat unggul. Ia juga menekankan perlunya penguatan kualitas jurnal di tingkat program studi dan fakultas sebagai bagian dari proses reakreditasi.

Sementara itu, Ketua LPPM menyampaikan FGD ini menjadi forum penting untuk menghimpun masukan konstruktif dari berbagai pihak. Menurutnya, penyusunan dokumen tugas akhir nonskripsi harus mampu mengakomodasi kebutuhan akademik yang relevan, aplikatif, serta selaras dengan karakteristik masing-masing program studi di lingkungan fakultas.
Dalam diskusi tersebut, terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus pembahasan.
Pertama, Revisi Format Tugas Akhir Nonskripsi: Mencakup konversi karya ilmiah menjadi artikel di jurnal nasional/internasional, makalah prosiding internasional, buku ber-ISBN, hingga Teknologi Tepat Guna (TTG). Kedua, Bantuan Pengabdian: Mekanisme dukungan bagi mahasiswa dan dosen dalam menjalankan pengabdian masyarakat. Ketiga Penelitian Berdampak: Mendorong riset yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim LPPM yang terdiri atas Musmulyadi, S.H.I., M.M., Dr. Suhartina, S.Pd., M.Pd., dan Muhammad Majdy Amiruddin, M.MA. Pemaparan tersebut menitikberatkan pada penguatan substansi dokumen, mekanisme implementasi, serta sinkronisasi kebijakan akademik dengan standar mutu perguruan tinggi.
Melalui FGD ini, FUAD IAIN Parepare diharapkan mampu menghasilkan dokumen tugas akhir nonskripsi yang komprehensif dan adaptif, sekaligus menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas lulusan serta daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional. (jum/hyn).
FGD Tugas Akhir Nonskripsi Digelar, FUAD IAIN Parepare Matangkan Kebijakan Akademik