Humas IAIN Parepare -- Mahasiswi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), IAIN Parepare kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Hasdiana Muin berhasil lolos sebagai salah satu finalis dalam ajang Duta Inspirasi Indonesia Batch 20, sebuah program pengembangan generasi muda yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Tanah Air yang di selenggarakan oleh Duta Inspirasi Indonesia dan Kemenpora RI.
Keberhasilan ini menjadi capaian istimewa, mengingat proses seleksi Duta Inspirasi Indonesia berlangsung ketat dan kompetitif. Para peserta harus melalui tahapan administrasi, penilaian portofolio, hingga seleksi wawancara yang menitikberatkan pada gagasan, rekam jejak prestasi, serta kontribusi sosial yang telah dilakukan.
Hasdiana Muin dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan sosial. Selain fokus pada penguatan literasi sejarah dan kebudayaan Islam, ia juga terlibat dalam sejumlah kegiatan kepemudaan yang mendorong pengembangan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Konsistensi tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang mengantarkannya ke tahap final.
Menurut Hasdiana, keikutsertaannya dalam ajang ini didorong oleh keinginan untuk memperluas ruang kontribusi, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga di tingkat nasional. Ia ingin membawa semangat mahasiswa SPI untuk terus berinovasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan literasi sejarah.
Dekan FUAD, A. Nurkidam, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Hasdiana merupakan wujud nyata dari proses pembinaan akademik dan karakter yang selama ini dibangun di lingkungan fakultas. “Kami sangat bangga. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa FUAD tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu tampil dan bersaing di level nasional dengan membawa gagasan yang konstruktif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Sejarah Peradaban Islam, Dr. Ahmad Yani, M.Hum., menegaskan bahwa prestasi ini selaras dengan visi prodi dalam mencetak lulusan yang kritis, adaptif, dan berdaya saing. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam forum nasional seperti Duta Inspirasi Indonesia menjadi ruang aktualisasi yang penting. “Kami berharap Hasdiana dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jejaring dan membawa isu-isu literasi sejarah ke panggung yang lebih luas,” tuturnya.
Ajang Duta Inspirasi Indonesia sendiri dikenal sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, komunikasi publik, serta aksi sosial berbasis komunitas. Para finalis akan mengikuti rangkaian pembekalan, mentoring, dan proyek inspiratif sebelum penentuan pemenang utama.
Dengan lolosnya Hasdiana Muin sebagai finalis Batch 20, nama IAIN Parepare kembali diperhitungkan dalam kancah nasional. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa citra positif bagi institusi dan memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Ke depan, Hasdiana berharap dapat terus mengembangkan gagasan dan program inspiratif yang berdampak luas. Ia meyakini bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang berakar pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.
Penulis : Saidin Hamzah
Editor : Alfiansyah Anwar
...
Hasdiana Muin, Mahasiswa SPI-IAIN Parepare Lolos Finalis Duta Inspirasi Indonesia Batch 20