FUAD IAIN Parepare – Tim futsal utusan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare sukses merengkuh gelar juara pertama usai menumbangkan tim tuan rumah Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang dengan skor telak 5-2 pada partai final ajang HIMAP Festival 2026 di kampus UMS Rappang, Rabu (15/4/2026).
Kompetisi berskala regional dengan tema "Goal and Melody Feas: Celebrating Talent and Sport" ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMS Rappang sejak Senin (13/4/2026). Membawa skuad berjumlah 12 orang, perwakilan FUAD tampil impresif secara konsisten dari babak penyisihan hingga partai puncak.
Kapten Tim Futsal FUAD, Dzakwan Mubarak, membeberkan bahwa laga final berlangsung dengan tensi tinggi. Meski awalnya permainan berjalan seimbang, timnya mampu membaca situasi dan mencetak gol pembuka yang menjadi titik balik momentum.
"Keberhasilan mencuri gol lebih dulu memantik semangat teman-teman untuk memperbesar keunggulan. Momen paling menegangkan sempat terjadi di penghujung babak pertama ketika lawan memperkecil ketertinggalan. Kami sempat berada di bawah tekanan, namun perlahan bisa mengembalikan dominasi," ungkap Dzakwan usai pertandingan.
Dzakwan menegaskan kemenangan meyakinkan ini merupakan buah dari kontribusi nyata setiap pemain di lapangan dan persiapan matang yang dilakukan selama kurang lebih dua pekan, termasuk melakoni sejumlah laga uji coba (sparing) dengan tim-tim di internal lingkup IAIN Parepare.

Perjalanan menuju podium juara bukan tanpa rintangan. Sang kapten menyoroti satu momen krusial pada babak 8 besar yang menjadi ujian terberat bagi mentalitas skuadnya.
"Tantangan yang paling teringat adalah ketika tim dipaksa bermain dengan empat orang di lapangan pada babak 8 besar karena salah satu pemain kami menerima kartu merah. Melalui suntikan motivasi tiada henti di dalam lapangan, rintangan itu berhasil kami lewati," jelasnya.
Lebih lanjut, Dzakwan bersyukur atas pencapaian maksimal timnya yang berhasil mengangkat trofi juara. Ia menekankan bahwa fondasi utama kekuatan tim adalah semangat kolektif untuk institusi, bukan sekadar ambisi individu.
"Hal pertama yang saya tanamkan adalah nilai bahwa kami hadir bukan membawa nama pribadi, tapi nama fakultas dan kampus. Tentunya ini adalah momen bahagia bagi kami menatap berbagai event ke depannya," tegasnya.
Selain menorehkan prestasi olahraga, partisipasi dalam HIMAP Festival 2026 juga menjadi momentum krusial untuk membangun relasi lintas kampus. Tim FUAD berharap turnamen serupa dapat terus digelar setiap tahun sebagai ajang silaturahmi mahasiswa se-Ajatappareng.
"Pesan kami terhadap teman-teman yang ke depannya ingin berpartisipasi mengharumkan nama fakultas: ingatlah bahwa ada proses yang berat untuk bisa berada di posisi ini. Artinya, teman-teman harus berjuang secara ekstra untuk menatap hal-hal baik di masa depan," pungkas Dzakwan. (jum/hyn)
Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Futsal DEMA FUAD Sukses Rebut Juara 1 HIMAP Festival 2026