FUAD IAIN Parepare — Komitmen kuat menuju akreditasi Unggul ditunjukkan langsung oleh pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag., menyatakan kesiapan untuk turun tangan mengawal proses Asesmen Lapangan (AL) BAN-PT Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD).
Komitmen ini mengemuka dalam rapat koordinasi dan pemantapan strategis yang digelar di area Fly Over IAIN Parepare, Senin (13-04-2026). Rapat difokuskan pada penguatan dokumen mutu serta penyusunan strategi terukur guna memastikan capaian akreditasi Unggul pada sejumlah program studi.

Turut hadir dalam forum ini jajaran pimpinan kampus, mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan FUAD, hingga tim akreditasi dari Prodi Jurnalistik Islam, Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Sosiologi Agama.
Dekan FUAD, Dr. A. Nurkidam, M.Hum., menegaskan bahwa fokus terdekat adalah Asesmen Lapangan Prodi PMI yang dijadwalkan berlangsung pada 29 April hingga 1 Mei 2026. Ia menekankan pentingnya konsolidasi penuh seluruh tim dalam menghadapi tahapan krusial ini.
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan optimisme terhadap capaian Unggul, yang ditopang oleh kualitas sumber daya manusia dosen yang kompetitif, mulai dari doktor (S-3) lektor kepala, hingga guru besar. Namun, ia juga memberi penekanan tegas pada aspek substansi.
“Tracer study, publikasi ilmiah, dan riset dosen tidak boleh sekadar administratif. Kualitas, keberlanjutan, dan kelengkapan datanya, khususnya periode 2022–2025, harus benar-benar terukur dan terdokumentasi,” tegasnya.
Rektor juga menginstruksikan penyusunan time schedule yang ketat serta pelaksanaan simulasi berkala sebagai bagian dari mitigasi risiko. Seluruh program kerja, lanjutnya, harus selaras dengan agenda strategis Kementerian Agama, termasuk kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebagai bentuk penguatan kepemimpinan, Rektor menegaskan bahwa ia siap turun langsung membantu menyelesaikan kendala teknis maupun administratif di lapangan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Tim Akreditasi Prodi PMI bergerak cepat dengan menyiapkan simulasi internal dalam sisa waktu 16 hari (H-16) menuju AL. Simulasi ini akan melibatkan seluruh elemen, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga mitra lulusan. Kesiapan serupa juga ditunjukkan oleh Prodi Jurnalistik Islam dan Sosiologi Agama.

Sementara itu, Kepala Pusat Akreditasi, Dr. Sulvinajayanti, S.Kom., M.I.Kom., mengingatkan pentingnya penguatan aspek teknis, khususnya konsolidasi stakeholder, kesiapan ruang asesmen, serta kelengkapan dokumen.
Ia secara khusus menyoroti dokumen LED dan SKP Prodi PMI yang masih minim tautan bukti fisik. Kondisi ini berpotensi mendorong verifikasi langsung oleh asesor di lapangan. Karena itu, seluruh bukti harus dipastikan tersedia dan dikuasai oleh tim prodi.
Melalui konsolidasi intensif, strategi terukur, dan kepemimpinan yang progresif, IAIN Parepare optimistis Asesmen Lapangan FUAD akan berjalan optimal dan berujung pada capaian akreditasi Unggul.
Penulis: Jumiati
Editor: Suhartina
Bukan Sekadar Target, Rektor IAIN Parepare Pastikan FUAD Tembus Unggu