FUAD IAIN Parepare — Program Studi Jurnalistik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi menutup rangkaian Asesmen Lapangan (AL) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Sabtu, 25 April 2026 pukul 17.00 WITA.
Bertempat di Lantai 5 Laboratorium Terpadu IAIN Parepare, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara sebagai penanda berakhirnya proses evaluasi mutu akademik yang berlangsung intensif selama beberapa hari terakhir.
Penutupan asesmen dihadiri oleh pimpinan institusi, para kepala pusat, dekan, jajaran pimpinan fakultas, serta civitas academica. Dua asesor BAN-PT, Prof. Dr. Ilyas Supema, S.S., M.Ag. dan Dr. Saerozi, S.Ag., M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan asesmen sekaligus memaparkan sejumlah catatan strategis untuk penguatan mutu program studi ke depan.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Ilyas Supema menekankan pentingnya pemahaman dan implementasi visi keilmuan secara menyeluruh di lingkungan kampus.
“Visi itu bukan sekadar hafalan, melainkan harus menjadi denyut nadi kampus itu sendiri,” tegasnya.
Ia juga mengulas evaluasi dari kriteria satu hingga empat, dengan sorotan pada perlunya penguatan implementasi nilai Islam yang terakulturasi dengan budaya lokal dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, ia mendorong perluasan kerja sama internasional, peningkatan publikasi ilmiah, serta penguatan riset kolaboratif dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berskala global.
Menurutnya, tantangan lain yang perlu segera diatasi adalah kuantitas mahasiswa. Upaya strategis perlu dilakukan agar jumlah mahasiswa terus meningkat, termasuk melalui optimalisasi peran alumni sebagai bagian dari penguatan jejaring dan daya tarik program studi.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen juga menjadi perhatian, mulai dari percepatan kenaikan jabatan fungsional hingga penambahan jumlah doktor dan guru besar.
Sementara itu, asesor kedua, Dr. Saerozi, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya pelayanan prima kepada mahasiswa sebagai pusat dari seluruh aktivitas akademik.
“Mereka mengabdikan jiwa dan raga untuk belajar di IAIN Parepare, maka berikanlah pelayanan yang sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan aspirasi alumni terkait perlunya penguatan kemampuan bahasa asing, khususnya Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Di samping itu, peningkatan kualitas penulisan karya ilmiah dinilai penting agar mampu menembus jurnal bereputasi internasional seperti Scopus, yang perlu didukung dengan pembiayaan penelitian yang memadai.
Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh panitia yang dinilai telah bekerja maksimal dalam mempersiapkan dan menyukseskan asesmen lapangan ini.
Menanggapi berbagai rekomendasi tersebut, Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag. menyampaikan komitmen untuk segera menindaklanjuti setiap catatan dari tim asesor. Ia menegaskan bahwa institusi akan terus memberikan dukungan, termasuk melalui alokasi anggaran khusus untuk penelitian dan pengembangan akademik.
“Seluruh masukan akan kami cermati dan tindak lanjuti secara konkret. Kami juga terus memfasilitasi dosen untuk pengembangan karier, baik dalam kenaikan pangkat maupun melanjutkan studi,” ungkapnya.
Rektor menambahkan, peningkatan kemampuan menulis civitas academica akan menjadi fokus ke depan, seiring dengan upaya mendorong publikasi pada jurnal bereputasi internasional. Fasilitas pembelajaran dan laboratorium juga terus dioptimalkan guna meningkatkan kualitas layanan akademik.
Dengan berakhirnya asesmen lapangan ini, Program Studi Jurnalistik Islam IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu secara berkelanjutan, sebagai langkah nyata menuju raihan akreditasi unggul.
Penulis : Jumiati
Editor : Sri Rahayu Andira
Prodi Jurnalistik Islam IAIN Parepare Tuntaskan Asesmen Lapangan BAN-PT