Skip to Content

Rapat Akademik FUAD, Fokus Maksimalkan Kurikulum OBE dan Kampus Berdampak

February 11, 2026 by
Rapat Akademik FUAD, Fokus Maksimalkan Kurikulum OBE dan Kampus Berdampak
Admin Fuad
| No comments yet

FUAD IAIN Parepare- Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Rapat Akademik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (11/02/2026). Dalam rapat evaluasi yang berlangsung di Ruang Rapat FUAD Lantai 1 ini, pimpinan fakultas memastikan kesiapan teknis perkuliahan sekaligus menyepakati optimalisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).


Rapat yang dipandu oleh Wakil Dekan I, Iskandar, ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja akademik semester sebelumnya sekaligus merancang kesepakatan teknis perkuliahan mendatang. Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAIN Parepare Prof. Hannani, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan H. Saepudin, Kepala Biro AUAK H. Muhdin, Dekan FUAD A. Nurkidam, serta jajaran wakil dekan, kabag TU, ketua prodi, dosen, dan tenaga kependidikan.


Membuka rapat tersebut, Dekan FUAD, A. Nurkidam, memaparkan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan akademik semester lalu dan langkah strategis untuk semester mendatang. Ia menegaskan bahwa pihak fakultas telah memverifikasi kesiapan sarana dan prasarana untuk menunjang 229 rombongan belajar (rombel) yang akan aktif di FUAD.


"Seluruh unsur pimpinan, termasuk Wakil Dekan II dan Kepala Bagian Tata Usaha, sudah turun langsung memantau ruangan kelas. Kami memastikan infrastruktur siap digunakan untuk perkuliahan semester genap," ujar Nurkidam.

Dalam laporannya, Dekan juga menyinggung dinamika sumber daya manusia, di mana secara kuantitatif terjadi pengurangan jumlah dosen akibat perpindahan homebase. Meski demikian, ia menginstruksikan seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi) untuk segera memilah rumpun mata kuliah dan menuntaskan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Hal ini menjadi prioritas mengingat jadwal perkuliahan semester ini akan beririsan dengan bulan suci Ramadan.


Merespons laporan kesiapan fakultas, Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, memberikan arahan strategis terkait substansi pengajaran. Rektor menekankan bahwa kurikulum OBE yang telah resmi diterapkan di FUAD sejak 2024 harus dieksekusi secara maksimal pada semester ini.


"Kita harus memastikan bagaimana penerapan OBE dalam proses pengajaran di kelas. Asesmen tidak boleh lagi sekadar kuis, tetapi harus berbasis proyek seperti poster, video, atau portofolio. Penilaian harus berorientasi pada proses yang dialami mahasiswa," tegas Hannani.

Rektor juga menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk mempelajari dan mengevaluasi penerapan kurikulum OBE ini secara mendalam. Strategi learning by doing atau mengalami sambil mempelajari diharapkan dapat mempercepat adaptasi dosen terhadap sistem ini.


Lebih jauh, Rektor meminta civitas academica untuk mewujudkan visi "Kampus Berdampak" sesuai arahan Kementerian. Ia mengilustrasikan filosofi kampus sebagai "Menara Air", bukan menara gading.


"Kampus harus menjadi menara air yang mengalirkan manfaat dan menjadi solusi di tengah masyarakat, baik di lingkungan sekitar maupun pemerintahan. Penelitian dan pengabdian harus memiliki dampak nyata," tutup Rektor.


Untuk memastikan standar ini berjalan, Rektor menginstruksikan agar rapat evaluasi akademik dilaksanakan rutin setiap bulan guna memantau perkembangan penerapan kurikulum OBE dan kinerja dosen secara berkala. (jum/mif)

Sign in to leave a comment