Page Nav

HIDE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Prodi PMI Bekerja sama WWF Adakan Penulisan Perubahan Berbasis SDGs

FUAD IAIN PAREPARE - Prodi Pengembangan Masayarakat Islam (PMI) bekerja sama dengan World Wide Fund for Nature (WWF) menyelenggarakan...



FUAD IAIN PAREPARE- Prodi Pengembangan Masayarakat Islam (PMI) bekerja sama dengan World Wide Fund for Nature (WWF) menyelenggarakan Penulisan Cerita Perubahan Berbasis Sustainable Development Goals di ruang meeting room LP2M, Selasa-Kamis (30/7-1/8)

Di Indonesia, SDGs dikenal dengan sebutan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan  (TPB). Komitmen Pemerintah Indonesia untuk ikut mengimplementasikan cita-cita Dunia tersebut dibuktikan melalui Peraturan Presiden (PERPRES) Republik Indonesia Nomor 59  Tahun 2017 Tentang Pelaksananaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.  

Pemerintah Indonesia menunjuk Bappenas sebagai Leading Sector, agar lebih mudah mengintegrasikan dengan pembangunan baik lingkup pusat maupun daerah. 

Pelatihan Penulisan Cerita Perubahan Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan  (TPB) di Institut Agama Islam Negeri Parepare adalah salah satu dari rangkaian 4 pelatihan  yang dilaksanakan di Indonesia, diantaranya Parepare, Aceh, Bogor dan Sidoarjo.  Penulisan ini akan berfokus pada penulisan  capaian perubahan dari inisiatif lokal dan masyarakat adat yang sesuai dengan target pada  Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia khususnya di Sulawesi yang akan  dipublikasikan dalam bentuk buku gabungan dari pelatihan penulisan dari daerah lainnya.

Sustainable Development Goals (SDGs) diusulkan untuk menawarkan perbaikan besar pada Millenium Development Goals (MDGs). SDGs bertujuan membangun Millenium Development Goals dan menyelesaikan apa yang belum dicapai. SDGs bermaksud mewujudkan hak asasi manusia dan untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan semua perempuan dan anak perempuan. PBB mengumumkan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan dan 169 target yang menunjukkan skala dan ambisi agenda secara universal. Tujuan dan target tersebut akan dilaksanakan selama lima belas (15) tahun ke depan di daerah-daerah penting untuk kemanusiaan.

Hari pertama diisi dengan materi prinsip keberlanjutan, keberlanjutan di tingkat lokal, dan SDGs sebagai acuan global. Materi hari kedua, kerangka penulisan, cerita yang menggerakkan dan panduan cerita perubahan dan hari ketiga menyelesaikan penulisan.

Ketua panitia dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai langkah pelaksanaan program SDGs yang melibatkan Non Government Organisasion (NGO).

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Dr Abd Halim, K dalam sambutannya berharap pelatihan ini berjalan lancar karena berkaitan dengan perbaikan masa depan umat. "Semoga kegiatan ini memperoleh taufik hidayah sehingga ilmu dapat ditularkan bagi rekan-rekan yang belum sempat ikut pelatihan ini," harap Dr Halim K sekaligus membuka pelatihan ini secara resmi. (mif)

Tidak ada komentar

Kantor